KHN Jakarta Sambut Kedatangan KRRA.Ki.H.Gunarto Gunotalijendro SH.MM, Usai Pentas di New Zealand
Kiprah Piawai Duta Wayang Kulit UNESCO yang telah beberapa kali tampil di Eropa dan Asia, diantaranya Jepang, Turki, Kanada, Amerika Serikat, Italia, China, Australia, dan Vatikan, KRRA Ki.H.Gunarto Gunotalijendro SH.MM yang juga bergelar Datuk Manggala Budaya Sastra Diraja, pada Selasa 20 Oktober 2026 tiba di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, usai menggelar pentas budaya wayang kulit di Wellington, Selandia Baru, pada 6-18 Oktober 2026.
Dan kedatangan Dalang Millenial tersebut disambut kalungan bunga tanda kehormatan oleh Paguyuban Kusumo Hondrowino Nusantara (KHN) korwil DKI Jakarta, serta spanduk bertuliskan "SELAMAT DATANG KANJENG RADEN RIYO ARYO ( KRRA ). H. GUNARTO GUNATALIJENDRO. SH MM. SEBAGAI DUTA SENI PEDALANGAN DI FESTIFAL NEW ZEALAND, Dan berkenan KP Mulyatno Prawirodiningrat, SH MH mengalungkan bunga kepada Ki K.R.R.A. H.Gunarto Gunotalijendro SH.MM dan Raden Tumenggung Ghofar mengalungkan bunga kepada Pro. Widodo (Guru Besar UNES), serta penyambutan Keluarga Besar Sentono dan Abdi Dalem Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dalam wadah Paguyuban Kusumo Hondrowino Nusantara.
Misi Duta Budaya Wayang Kulit digelar atas undangan resmi Victoria University of Wellington serta Arakura School, Wellington yang didukung Badan Dunia UNESCO serta Kedutaan Besar Indonesia di New Zealand, misi Duta Budaya tersebut bertajuk "Indonesia Shadow Puppets Show /Wayang Milenial Goes to New Zealand" dan rangkaian acara diawali dengan Penampilan Konser wayang dan musik angklung di Marsden School, Wellington dilanjutkan Pentas seni di Arakura School, Wellington (penampilan ke-3), Kolaborasi gamelan dan biola di Victoria University of Wellington. Berbagai tajuk cerita pewayangan yang dibawakan meliputi cerita Misteri Kolosrenggi, Wahyu Katentreman, Wahyu Kanalendran, Tumruning Wahyu Kawicaksanan, dan Wahyu Cakraningrat.
Ki Dalang yang terkenal dengan salto sewengi ping seket ini menyentuh penonton Milenial, mudah dimengerti juga piawai memainkan saat adegan perang ini enak dinikmati. Bahkan banyak humor, lelucon selera Milenial, keahlian memerankan adegan perang, juga dikenal sebagai dalang yang mampu menyentuh emosi penonton dan melestarikan wayang kulit di era modern. Serta mampu menyampaikan cerita wayang dengan bahasa inggris yang mudah dipahami oleh generasi muda.
Saat ditemui beberapa wartawan yang turut menyambut di Bandara internasional Soekarno-Hatta, Dalang millenial yang saat tampil membumikan Wayang Kulit di New Zealand membawakan dengan menggunakan bahasa Inggris, Ki K.R.R.A. H Gunarto Gunotalijendro SH.MM mengaku bersyukur atas apresiasi Masyarakat Selandia Baru, mereka merasa senang dan bangga dengan tokoh-tokoh Wayang Kulit, para siswa SMP, SMA di Arakura School, Wellington New Zealand serta Mahasiswa Victoria University of Wellington, merasa bangga bisa menyaksikan langsung pertunjukan wayang kulit serta turut memainkan alat musik Gamelan, Angklung serta Gamelan Bali.
Demikian juga sambutan Warga Negara Indonesia yang berada di New Zealand mereka hadir di Kedutaan untuk menyaksikan Wayang Kulit. Bahkan Duta Besar Indonesia untuk New Zealand mengaku acara ini merupakan acara terbaik yang pernah diselenggarakan di Kedutaan Indonesia di Selandia Baru, ungkapnya.
Ki K.R.R.A. H Gunarto Gunotalijendro Juga mengatakan, memperkenalkan budaya Indonesia ke luar negeri bukan kali pertama dilakukannya, dan telah lebih dari delapan kali menjalankan misi kebudayaan ke berbagai negara, Misi saya adalah memperkenalkan budaya Indonesia, Semoga dengan Budaya mampu meningkatkan kerjasama antar negara dalam mewujudkan Perdamaian Dunia, ungkapnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Guru Besar UNES, Prof Widodo yang juga mendampingi Duta Budaya ke New Zealand, bahwa misi kebudayaan tersebut, tidak hanya menampilkan wayang kulit, namun juga mencakup lokakarya gamelan Jawa, Gamelan Bali, tari Jawa, dan angklung.
Dan Pementasan wayang yang dilakukan Ki Gunarto menggunakan bahasa Inggris, sehingga mudah dimengerti oleh siswa-siswi tingkat SMP, SMA di new Zealand, sebagai Duta Budaya Indonesia Tim ini mampu memperkenalkan wayang kulit di lingkungan pendidikan luar negeri, semoga dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan kebudayaan Indonesia ke kancah internasional, ungkapnya.
Pangarso (Ketua) Kusumo Hondrowino Nusantara korwil Jakarta, K.P Mulyatno Prawirodiningrat SH.MH, mengaku bangga atas peran Ki K.R.R.A. H Gunarto Gunotalijendro SH.MM sebagai Keluarga Besar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang terus membumikan Wayang Kulit dan musik gamelan di kancah internasional, dan beliau telah berkeliling ke negara Asia maupun Eropa untuk memperkenalkan Seni Wayang Kulit maupun Seni Musik Gamelan, Kita patut bangga Dalang Nasional bisa mengharumkan Bangsa dengan karya spektakuler ke beberapa negara, Dan kita doakan semoga kiprah beliau di dunia pewayangan selalu sukses dalam setiap pagelarannya, ungkap KP Mulyatno Prawirodiningrat. ( Wartodipuro)







