Cupli Risman: Gus Yahya Akan Menang Meski Di Kepung 3 Politisi Rakus

Redaksi - Rabu | 26 November 2025 | WIB
Cupli Risman: Gus Yahya Akan Menang Meski Di Kepung 3 Politisi Rakus
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

Cupli Risman: Gus Yahya Akan Menang Meski Di Kepung 3 Politisi Rakus

Isu pemakzulan Gus Yahya dari jabatannya sebagai Ketum PBNU mencuat setelah Risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU yang berlangsung di Hotel Aston City, Jakarta pada Kamis (19/11).

Dalam rapat yang dihadiri oleh 37 dari 53 Pengurus Harian Syuriyah PBNU tersebut disimpulkan bahwa Gus Yahya harus mundur atau diberhentikan. Salinan risalah rapat tersebar luas di media sosial.

Risalah yang ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar memuat lima poin. Pada poin terakhir, ditegaskan bahwa Gus Yahya diwajibkan mundur dari jabatan ketum PBNU segera dalam tiga hari.

Menurut Tokoh Muda Cupli Risman (Mantan Sekjen PB PMII dan Mantan Pengurus Pusat Ansor), bahwa Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, akan tetap bertahan dan tak akan mundur, meski Didesak Pemakzulan, dan akan menang meski Dikepung 3 Politisi Rakus. Karena Gus Yahya menjadi Ketua Umum PBNU atas mandat atau mendapatkan amanah dari Muktamar untuk memimpin hingga 5 tahun. pada saat Muktamar ke 34 yang lalu, yang akan berakhir pada tahun 2026 mendatang, sehingga masih harus memimpin PBNU 1 tahun lagi.

Cupli melihat desakan mundur menjelang Pemilihan Ketua Umum PBNU ditahun 2026, karena saat ini orang-orang dari Partai Politik sudah masuk ke PBNU, dan ingin mengambil alih kepemimpinan, sehingga cara-cara yang tidak sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi dilakukan para politisi di internal PBNU maupun Politisi diluar PBNU, seperti upaya "pemakzulan", manuver politik tersebut harus dihentikan, kalau ada politisi mau masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU harus mengikuti aturan yang sudah diatur dalam AD/ART organisasi, namun demikian Cupli yakin Gus Yahya akan kembali Memimpin PBNU pada Muktamar ke 35 tahun 2026 mendatang, ungkapnya. (Red)