80 Siswa SMAN 8 Bekasi Ikuti Kegiatan Abdimas TSM, Hadapi Revolusi Industri 4.0

Nurul KRedaksi - Kamis | 04 November 2021 | WIB
80 Siswa SMAN 8 Bekasi Ikuti Kegiatan Abdimas TSM, Hadapi Revolusi Industri 4.0
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

80 Siswa SMAN 8 Bekasi Ikuti Kegiatan PKM TSM, Siapkan Tantangan Generasi Z Dalam Memesuki Revolusi Industri 4.0

Generasi Z sebagai generasi yang lahir pada tahun 1996-2015, akan menjadi Generasi penerus bangsa yang harus bisa menjawab tantangan global, dimana mereka yang kini duduk di bangku Sekolah Menengah Atas harus mampu menjawab tantangan untuk masuk pada era Revolusi Industri 4.0. bahkan dari hasil sensus penduduk, di tahun 2020 tercatat penduduk Indonesia mencapai 270,2 Juta jiwa, dan generasi Z sejumlah 74,93 juta jiwa ( 27,94% ), diikuti Generasi Millenials sebesar 69,38 juta (25,87%), dan untuk menyiapkan adanya tantangan generasi Z dalam memasuki Revolusi Industri 4.0, pada Kamis tanggal 4 November 2021, Trisakti School of Management (TSM) melalui program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menggelar Seminar guna membekali diri siswa-siswi berupa hard skill & soft skill.

Pembicara Seminar, Emir Kharismar, S.E., M.B.A., RSA., CRP., CFP. pada saat menjadi instruktur dalam seminar pengabdian masyarakat di SMA Negeri 8 Bekasi tersebut menjelaskan bahwa Pengklasifikasian Generasi Z maupun Generasi Milennials menjadi penting, karena setiap generasi mempunyai karakteristik dan sifat yang berbeda. Pengklasifikasian ini perlu kita pelajari sehingga komunikasi antar generasi menjadi lancar dan memberikan dampak positif bagi kehidupan bangsa.

lebih jauh Emir Kharismar menjelaskan, bahwa Generasi Z (Gen Z) memiliki kemampuan lebih dalam mengakses informasi lebih cepat walaupun usia mereka masih kecil. Gen Z sejak kecil sudah mengenal komputer, laptop, handphone, internet, dan aneka perangkat elektronik lainnya. Hal ini yang memberi pengaruh secara langsung ataupun tidak langsung terhadap perilaku Gen Z.

Hal positifnya, kelas produktif usia milenial dan gen Z akan mendorong percepatan Indonesia masuk ke revolusi industri 4.0. Mereka terkenal mudah beradaptasi dengan teknologi, bukan hanya sebagai konsumen tapi juga creator, namun demikian ada pula kekurangannya, adanya tantangan maupun peluang, sehingga perlu dipersiapkan oleh gen Z dalam menghadapi tantangan revolusi industry 4.0. bagaimana gen Z mampu membuka wawasan serta berbagi pengalaman sukses, untuk mempersiapkan diri sejak dibangku sekolah dengan membekali diri berupa hard skill & soft skill, pintanya.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMA Negeri 8 Bekasi yang dikemas dalam sebuah seminar serta diskusi menjadi lebih hidup dan menarik, karena banyaknya siswa/i yang terlibat secara interaktif, dari hasil diskusi dapat terlihat bahwa tidak sedikit dari para peserta termotivasi untuk mempersiapkan dirinya dalam memasuki fase studi di perguruan tinggi dengan jurusan yang sesuai minatnya dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang unggul untuk menghadapi era disrupsi revolusi industry 4.0.

Seminar yang diadakan pada tanggal 4 November 2021 dihadiri oleh sekitar 80 siswa/i dan Guru SMA Negeri 8 Bekasi, sambutan positif di sampaikan oleh para peserta baik dari Guru maupun dari para siswa-siswi, dan hal tersebut memberi semangat lebih bagi Trisakti School of Management (TSM) untuk berkomitmen untuk terus melaukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang bertemakan persiapan Generasi Z mengahadapi tantangan revolusi Industri 4.0.

Diakhir acara baik pihak SMA Negeri 8 Bekasi maupun pihak Trisakti School of Management berharap dengan seminar ini wawasan generasi Z bisa semakin terbuka dan terus meningkatkan hard skill serta soft skill sejak dari bangku sekolah agar dapat menghadapi tantangan di era rovolusi industry 4.0. (Red).