Mitra TNI
Rabu, 15 November 2023 - 14:22:59
KASAL Pimpin Upacara Militer Parade Dan Defile serta Demonstrasi HUT 78 Korps Marinir
Reporter: Nurul K | Dibaca: 214 | PernusaNews.com
Foto : Istimewa [PernusaNews/Redaksi]
KASAL Pimpin Upacara Militer Parade Dan Defile serta Demonstrasi HUT 78 Korps Marinir
Korps Marinir adalah salah satu Komando Utama Operasi (Kotama Ops) TNI AL di bawah kendali Panglima TNI. Korps Marinir bertugas untuk menyelenggarakan operasi dari laut ke darat, menjalankan operasi pertahanan pantai, dan pengamanan pulau terluar sesuai kebijakan Panglima TNI.
Korps Marinir TNI AL dibentuk pada 15 November 1945 di Tegal, Jawa Tengah. Hingga kini, setiap tanggal 15 November diperingati sebagai HUT Korps Marinir.
Tahun ini adalah HUT ke-78 Korps Marinir dengan tema "Korps Marinir yang Profesional, Tangguh dan Digdaya Terus Melaju Untuk Indonesia Maju".
Dan bertempat lapangan Apel Brigif 1 Marinir Kesatrian Marinir Harton Cilandak Jakarta Selatan pada Rabu, 15 November 2023 Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ah SE MM.M Tr Opsia. memimpin Upacara Militer Parade dan Defile dalam rangka Han Ulang Tahun (HUT) Ke 78 Korps Marinir TNI Angkatan Laut Tahun 2023 dan Serah Terima Jabatan (Sertjab) Komandan Koprs Marinir (Dankormar) dari Letnan Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr(Han) kepada Mayor Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi SE.. MM , M.Tr.Opsia, CHRMP,CRMP. yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) sedangkan Letnan Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M. M.Tr(Han) akan menempati jabatan sebagai Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Dankodiklatal).
Pelaksanaan Upacara Militer Parade dan Defile HUT Ke 78 Korps Marinir dan Sertjab Komandan Korps Marinir juga disaksikan oleh ribuan warga masyarakat sekitar markas komando Marinir Cilandak.
Upacara peringatan yang mengambil tema "KORPS MARINIR YANG PROFESIONAL, TANGGUH DAN DIGDAYA TERUS MELAJU UNTUK INDONESIA MAJU" ini melibatkan sedikitnya 3.500 prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang terbagi menjadi 4 Satuan Setingkat Brigade. Tiap-tiap brigade terdiri dari 3 Batalyon upacara, ditambah dengan Kompi bendera perang kompi Pasukan Khusus TNI Angkatan Laut yang terdiri dari Yon Taifib, Denjaka Taruna Marinir AAL serta satu Kompi Korps Musik Bertindak sebagai Komandan Upacara dalam kesempatan ini Kolonel Marinir Argo Setyono yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Brigade infanteri 2 Marinir.
Berbagai jenis kendaraan dan material tempur Korps Marinir terlibat dalam upacara antara lain Kendaraan Sub Skimer, PWC, ELSV, ATAV, Chamber, Searider, Tank BMP 3F, PT 76, BTR 4, BTR 50, Kapa K 61, LVT 7A1, BV 2, RM 70 Grad, MLRS Vamoire, MLRS Nounnco, How 105, How 122, Twin Gun, Tatra Amo, Aligator, KIA, Rubcan, Ransus, Reo, Liaz, Ranbeng, Ran Duriap, Opleger, Komob, Ambulance, Mobil Patwal, Motor Patwa, Mobi Ranger dan 13 unit Unimog dan masih banyak lagi alutsisa Korps Mannir yang akan tampil memenahkan HUT Marinir dan Sertyab Dankormar.
Dalam rangka rangkaian memeriahkan HUT ke-78, Korps Marinir telah melaksanakan beberapa kegiatan, diantaranya Lomba MTA Korps Marinir, Lomba Volly Jalasemastri, Lomba Band Jalasenastri, Kejumas Panahan Dankormar Cup, Enduro Competition, Taekwondo Kasal Cup, Lomba Menembak Kasal Cup, Rekor Muri Pengibaran Bendera Terbesar dengan penerjunan, Kejurnas MMA, Bedah Rumah, Donor Darah, Podcast Prajurit berprestasi, Ziarah secara serentak diseluruh jajaran Korps Marinir.
Kegiatan Rangkaian HUT Marinir Kali ini ditampilkan beberapa atraksi keterampilan prajurit antara lain Beladiri Korps Marinir (Chadrick), Memanah Jalasenastri, Kolone
Pedang, Rampak Beduk, Drum Band Korps Marinir dan Defile Pasasukan dan Material. Selama 78 tahun pengabdiannya, Korps Marinir selalu berupaya untuk menjadi kekuatan strategis yang handal dan dapat diandalkan oleh negara, menjaga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia serta tegaknya kewibawaan bangsa. Korps Marinir telah memberi harga mati dan jawaban pasti untuk selalu Siap menghadapi setiap pihak yang ingin merongrong kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsia. dalam amanatnya selaku Inspektur Upacara menegaskan, Bahwa pergantian pimpinan di Marinir merupakan hal biasa dalam upaya peremajaan di postur TNI Angkatan Laut.
Dalam pengadaan Alutsista, TNI AL akan meremajakan kembali kendaraan Amfibi yang kita miliki. saat ini memang umurnya sudah sangat tua walaupun dengan pemeliharaan yang baik, bisa mempertahankan kemampuannya. tapi ke depan tentunya kita tetap harus meremajakan dan ini akan diproses oleh Kementerian Pertahanan, dan sudah dipilih beberapa calon pengganti BTR 50, terutama dengan beberapa kendaraan Amfibi yang dipilih dari beberapa negara. tapi sampai saat ini kita masih menunggu kontraknya.
Kita juga sudah berjalan melihat ke beberapa negara terutama ke Timur Tengah, kemudian ke Eropa dan di Amerika.
Kemudian terkait dengan organisasi Marinir kita sudah mengajukan untuk Komandan Corp Marinir Bintang 3 tetap kita ajukan, sehingga harapannya bisa disetujui dan nantinya MARINIR dijabat oleh Komandan yang berbintang 3, karena sudah pantas,
Karena sekarang ini memiliki 3 Pasmar lalu persenjataan pun banyak jumlahnya bahkan kemampuan untuk proyeksi kekuatan dari laut ke daratnya pun bertambah.
Menanggapi menjelang Pemilu 2024, prajurit Marinir dari dahulu tidak pernah campur aktifkan dari dulu dipercaya oleh masyarakat, Saya rasa kalian tahu sejarahnya sudah jelas untuk prajurit TNI Angkatan Laut semuanya harus netral dalam menyambut pesta demokrasi 2024. dan itu sudah ditekankan oleh panglima TNI. bahkan oleh Panglima Tertinggi oleh Presiden juga untuk prajurit TNI harus Netral apalagi Marinir dari dulu harum sudah namanya, kita harapkan bisa dipertahankan, harapnya. (Pry)