Diskusi Sumpah Pemuda, PDI P Jaktim Hadirkan sejarawan JJ Rizal

birojakartaRedaksi - Rabu | 02 November 2022 | WIB
Diskusi Sumpah Pemuda, PDI P Jaktim Hadirkan sejarawan JJ Rizal
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

Diskusi Sumpah Pemuda, PDI P Jaktim Hadirkan sejarawan JJ Rizal

Mengambil Tema "Beranilah Menjadi Satu, Beranilah Untuk Maju" DPC PDIP Jakarta Timur memperingati Sumpah Pemuda ke 94 dengan menggelar Diskusi Publik secara Hybrid dengan Pembicara Sejarawan JJ. Rizal, Co Founder Pergerakan Kebangsaan/Wakil Ketua GBN Bob Randilawe dan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto, Senin (31/10).

Sejarah sumpah pemuda berangkat dari kongres kerapatan perkumpulan para pemuda tanggal 26-28 Oktober 1928, JJ. Rizal menggaris bawahi filosofis Kongres Pemuda tidak bisa dilepaskan dari sikap politik pemuda yang sadar betul akan kehendak persatuan, realitas kebhinekaan dan Sikap Progressif Revolusioner para pemuda waktu itu.

"Jika bukan karena semangat persatuan, kesadaran tentang Kebhinekaan dan Sikap yang luar biasa berani, Progressif Revolusioner maka akan sangat sulit para pemuda bisa melahirkan kesepahaman tentang satu nusa, satu bangsa dan menjungjung bahasa Persatuan. Indonesia"

Walaupun Kongres pemuda digelar oleh para pumuda, namun hal itu tidak bisa dilepaskan sepenuhnya dari peran generasi Bung Karno dan Bung Hatta, Bung Karno dengan gerakan di dalam negeri melalui Partai Nasional Indonesia 1927 dan Bung Hatta di luar negeri mendirikan Perhimpunan Indonesia Tahun 1926.

"Sugondo pemimpin Kongres adalah Tokoh Partai Nasional Indonesia (PNI) dan M. Yamin sebagai salah satu inisiator Kongres pemuda adalah Seorang Soekarnois, bung Hatta melalui brosure-brosure dan artikelnya dari Belanda mewarnai khasanah pergerakan pemuda di Indonesia kala itu" JJ. Rizal menambahkan.

Dalam kancah berpartai, JJ. Rizal berharap PDI Perjuangan sebagai Partai Terbesar di Indonesia tetap memegang teguh Ideologi dan terus melakukan pendidikan bagi seluruh kadernya baik tentang ideologi maupun sejarah bangsa.

"Partai adalah alat pelaksana Ideologi, meskipun gerakan de soekarnoisasi sejak orde baru sangat massif terjadi namun hendaknya Ideologi Marhaenisme Pancasila tetap menjadi komando penuntun gerakan Kepartaian PDI Perjuangan" Tutup JJ. Rizal.

Diskusi Publik DPC PDI P Jakarta Timur diselenggarakan atas kolaborasi 3 (tiga) sayap PDI P Jakarta Timur yakni Banteng Muda Indonesia (BMI), Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) dan Taruna Merah Putih (TMP).