Kertas Kerja dan Jurnal Penutup, Pelatihan Akuntansi TSM Bagi Siswa SMA Santo Kristoforus

PriyonoRedaksi - Kamis | 04 November 2021 | WIB
Kertas Kerja dan Jurnal Penutup, Pelatihan Akuntansi TSM Bagi Siswa SMA Santo Kristoforus
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

Kertas Kerja dan Jurnal Penutup, Pelatihan Akuntansi TSM Bagi Siswa SMA Santo Kristoforus

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Trisakti School of Management (TSM) di SMA Santo Kristoforus pada Kamis 4 November 2021, memberikan pelatihan pembuatan laporan keuangan kertas kerja. Dimana Kertas kerja akan merunut kembali informasi penting yang diperlukan dalam penyusunan laporan keuangan. Kertas kerja dimulai dari jurnal yang mencatat transaksi-transaksi penting yang dilakukan oleh perusahaan, jurnal penyesuaian yang berisi transaksi-transaksi yang sudah terjadi dan harus dicatat agar terjadi matching antara pendapatan dan biaya pada periode yang sama, neraca saldo yang memuat semua transaksi beserta jumlahnya dalam kolom debet dan kredit, neraca saldo setelah penyesuaian yang berisi akun-akun yang akan membentuk laporan keuangan dan laporan laba-rugi dan laporan posisi keuangan.

SMA Santo Kristoforus yang diwakili oleh Bapak Anwar, seorang tenaga pengajar pada SMA dalam sambutannya menyampaikan bahwa ia dan siswa-siswa berharap bahwa TSM dapat memberikan pelatihan dan informasi yang selengkap-lengkapnya mengenai kertas kerja dan jurnal penutup.

Pada acara PKM ini Trisakti School of Management diwakili oleh Drs Ricky Mulyana, MBA dan Dr Regi Muzio Ponziani, SE, MSc beserta Dr. Klemens Wedana Aji selaku moderator. Drs. Ricky Mulyana menyampaikan materi mengenai penyusunan kertas kerja dan Dr Regi Muzio Ponziani menyampaikan materi tentang jurnal penutup.

Dan pada sesi pertama, Drs Ricky Mulyana menyampaikan, mengenai pentingnya kertas kerja. Kertas kerja tidak termasuk dalam laporan keuangan yang harus dibuat dan disampaikan kepada investor dan kreditor, namun kertas kerja penting sekali peranannya dalam penyusunan laporan keuangan. Adanya kertas kerja akan membuat laporan keuangan lebih mudah dibuat. Kertas kerja juga memungkinkan akuntan untuk mendeteksi apabila ada kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan. Kesalahan akan terdeteksi pada saat jumlah kolom debit dan kredit tidak sama. Semua kertas kerja akan dilengkapi dengan kolom debit dan kredit sebagai tempat untuk mencantumkan jumlah. Adanya ketidakseimbangan akan terlihat apabila jumlah yang tertera di setiap kolom tidak sama. Drs Ricky Mulyana juga memperagakan cara pembuatan kertas kerja dengan software Microsoft Excel. Penggunaan spreadsheet akan membuat penyusunan kertas kerja lebih mudah dilakukan karena sudah ada pekerjaan yang terotomatisasi.

Pada sesi kedua, Dr Regi Muzio Ponziani menyampaikan tentang pentingnya jurnal penutup. Jurnal penutup dilakukan setelah laporan keuangan selesai dibuat. Jurnal penutup menandai akhir suatu periode.

Adanya jurnal penutup membuat investor dan kreditor dan pengguna laporan keuangan lainnya dapat menilai perkembangan usaha perusahaan dari periode ke periode. Jurnal penutup dilakukan terhadap item-item yang ada di laporan laba rugi beserta juga dividen. Pada uraian ini pembicara juga menekankan bagaimana proses penilaian performa perusahaan dari laporan laba rugi dan bagaimana perusahaan akan selalu diobservasi dari periode ke periode dalam hal perkembangan kinerjanya.

Pihak SMA Santo Kristoforus beserta siswa-siswanya sangat antusias dalam kegiatan PKM ini. Mereka menyatakan bahwa perguruan tinggi mitra berperan sangat besar dalam mengenalkan kuliah untuk level perguruan tinggi kepada siswa-siswa. Pada PKM kali ini siswa-siswa peserta diberika kesempatan seluas-luasnya untuk bertanya dan berdiskusi sehingga setiap keraguan dan kebingungan yang selama ini ada bias langsung diselesaikan. Semoga kegiatan PKM kali ini memberikan manfaat bagi siswa-siswa dan guru mengenai pembelajaran akuntansi di perguruan tinggi. (Red)