Siswa SMA Santo Kristophorus II Ikuti Webinar Dasar-dasar Perpajakan dari TSM

Nurul KRedaksi - jumat | 08 Oktober 2021 | WIB
Siswa SMA Santo Kristophorus II Ikuti Webinar Dasar-dasar Perpajakan dari TSM
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

Siswa SMA Santo Kristophorus II Ikuti Webinar Dasar-dasar Perpajakan dari TSM

Trisakti School of Management melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M) ingin masyarakat mulai dari tingkat sekolah mulai menyadari bahwa membayar pajak diperlukan untuk kepentingan masyarakat dan menjalankan negara. Karena tanpa kesadaran masyarakat untuk berkontribusi dalam membayar pajak, maka negara Indonesia tidak akan menjadi negara maju. Uang pajak tersebut sebenarnya disalurkan untuk kepentingan masyarakat, seperti pembangunan sekolah, rumah sakit, jalan raya yang pada akhirnya akan dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia, untuk itulah Pada Kamis tanggal 7 Oktober 2021, Trisakti School of Management melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan perpajakan bagi siswa/siswi SMA Santo Kristophorus II di Grogol Jakarta, karena Jakarta masih berada pada PPKM Lebel III, maka kegiatan digelar secara daring/online melalui zoom.

Sekretaris Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) TSM, Nuno Sutrisno, S.E., M.M., CRP, CMA. Menegaskan, bawah pelatihan perpajakan ini akan digelar hingga para siswa benar-benar memahami akan dasar-dasar ilmu perpajakan, karena ilmu pajak sangat menarik untuk dipelajari, apalagi dengan sistem perpajakan online yang digunakan sekarang ini, tentunya perlu dipahami oleh generasi muda, dimana suatu saat nanti mereka akan berperan menjadi wajib pajak yang membayar dan melaporkan pajaknya. Apalagi Pajak adalah sumber penerimaan negara yang paling besar, untuk menjaga eksistensi negara ini.

Diakuinya saat ini, banyak sekali orang orang yang masih belum mengerti tentang pajak, sejatinya mereka hanya tidak mengetahui tentang manfaat pajak dan apa yang bisa diperoleh dari membayarnya. Oleh karena itu pengetahuan tentang pajak sangat dibutuhkan sejak dini dan kita mulai dari lingkungan sekolah, sehingga dengan memahami pengetahuan perpajakan sejak dini kepada siswa-siswi sekolah menengah atas mengenai pentingnya pajak, maka diharapkan mereka dapat menjadi pelopor masyarakat yang taat pajak, paparnya.

Pelatihan perpajakan ini diikuti oleh siswa kelas X dan XII dari semua jurusan dan menjadi salah satu pilihan dalam kegiatan esktra kurikuler. Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan kali ini sebanyak 32 siswa. Pelatihan ini merupakan pelatihan yang berkelanjutan dimana setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan siswa/siswi SMA Santo Kristophorus II memiliki pengetahuan dasar tentang perpajakan, dan menimbulkan ketertarikan bagi mereka untuk lebih memperdalam lagi pengetahuan tentang pajak.

Perwakilan dari SMA Santo Kristophorus II, Bapak Aprianto Romatua, S.Pd saat memberikan sambutan secara zoom mengatakan, meskipun kegiatan pelatihan ini merupakan kegiatan ekstra kurikuler, namun diharapkan siswa-siswi SMA Santo Kristophorus II banyak yang tertarik untuk memperdalam pengetahuan perpajakan. Dengan program pelatihan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan siswa-siswi dapat memiliki pengetahuan dasar yang cukup, dan apabila memungkinkan bisa dilakukan pelatihan yang mengarah pada praktik perpajakan, harapnya.

Narasumber pelatihan Dasar Perpajakan, Meiriska Febrianti SE.,Ak.,ME.,BKP, CA.,CPA(Aust.).,ACPA dalam paparannya mengungkapkan, bahwa pada masa sekarang, pajak sudah merupakan pengetahuan umum, yang harus dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya pada golongan tertentu saja, Karena itu generasi muda harus dapat memahami fungsi dan peranan pajak dengan baik, sehingga dapat membentuk kesadaran dan kepatuhan pajak. Karena Pajak adalah tulang punggung bagi negara kita, generasi muda dapat ikut serta membangun negara dengan menciptakan generasi yang sadar dan patuh terhadap kewajiban perpajakannya. (Red)