Kamla Zona Tengah Temui Sekda Minahasa Utara Bahas Operasi Cegah Tangkal

PriyonoRedaksi - Kamis | 17 September 2020 | WIB
Kamla Zona Tengah Temui Sekda Minahasa Utara Bahas Operasi Cegah Tangkal
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

Kamla Zona Tengah Temui Sekda Minahasa Utara Bahas Operasi Cegah Tangkal

Minahasa Utara, Kamis 17 September 2020 (Humas Bakamla RI/Indonesia Coast Guard)---
Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Laksma Bakamla Drs. Leonidas Braksan, M.M., didampingi Kabid Operasi Zona Tengah Kolonel Bakamla Ahmad Muharam melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Airmadidi, Sulawesi Utara, beberapa hari lalu.

Kunjungan diterima oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Minahasa Utara Ir. Jemmy H. Kuhu, MA., di ruang kerjanya. Laksma Bakamla Drs. Leonidas Braksan, M.M menyampaikan maksud kedatangannya adalah untuk mempererat silatuhrahmi dan menyampaikan terkait pelaksanaan “Operasi Cegah Tangkal 2020” yang akan dilaksanakan Bakamla wilayah Zona Maritim Tengah, tepatnya di wilayah Perairan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II, khususnya di Perairan Sulawesi Utara.

Operasi Cegah Tangkal ini akan digelar pada akhir September 2020 dan akan di hadiri oleh Kepala Bakamla Laksdya TNI Aan Kurnia,S.Sos, M.M., sekaligus membuka acara Bakti Sosial (Baksos) di Pangkalan Armada Kamla Serei, Likupang Barat, Minahasa Utara, Ujar Laksma Bakamla Leonidas Braksan.

Tujuan utama dari Operasi Cegah Tangkal Tahun 2020 ini untuk menjamin keamanan laut di wilayah prioritas tiap-tiap zona maritim. Adapun sasaran operasi cegah tangkal ini untuk memastikan jalannya penegakkan hukum di laut.

Dalam pelaksaan operasi tersebut, Bakamla berupaya mengantisipasi adanya pihak-pihak yang memanfaatkan kondisi pandemi untuk melakukan tindak kejahatan di laut.

Antisipasi itu dilakukan dengan disusunnya panduan menghadapi pandemi Covid-19 bagi aparat penegak hukum di laut. Panduan ini dapat menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas.

Selain itu, operasi ini dilaksanakan untuk mengisi kekosongan gelar unsur yang ada dilaut, terutama di wilayah perbatasan laut bagian utara Sulawesi yang berbatasan langsung dengan perairan Filipina selatan.

Kegiatan ini sekaligus mendukung program bantuan pemerintah untuk menjangkau daerah di Pulau-pulau terpencil dengan menyelenggarakan kegiatan Baksos berupa pendistribusian bantuan sosial kebutuhan bahan pokok dan alat-alat kesehatan. Adapun daerah yang akan dikunjungi dalam pelaksanaan operasi tersebut meliputi Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Pelaksanaan operasi tersebut rencananya akan melibatkan KN Pulau Marore 322 sebagai unsur kapal patroli. Kapal patroli sepanjang 80 meter buatan dalam negeri tersebut, merupakan salah satu alutsista terbaru yang dimiliki Bakamla RI yang ditugaskan memperkuat jajaran Zona Maritim Tengah.

Mengakhiri pertemuan, Jemmy H. Kuhu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama dan komunikasi yang selama ini terjalin antara Pemkab Minahasa Utara dan Bakamla Zona Maritim Tengah, terutama dalam pengawasan keamanan dan keselamatan laut.

Autensifikasi : Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita, S.T., M.M., M.Tr.Hanla