Pemprov Jateng Bersama PJT Bantu Sembako Warga Perantau Asal Jateng Di Jabodetabek

Nurul KRedaksi - Minggu | 17 Mei 2020 | WIB
Pemprov Jateng Bersama PJT Bantu Sembako Warga Perantau Asal Jateng Di Jabodetabek
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

Pemprov Jateng Bersama PJT Bantu Sembako Warga Perantau Asal Jateng Di Jabodetabek

Dalam upaya mendukung penyaluran bantuan agar tepat sasaran, yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Warga asal Jawa Tengah yang Boro ke Jakarta dan sekitarnya, kini Paguyuban Jawa Tengah (PJT) terus berkoordinasi dengan Pemprov Jateng maupun Paguyuban Kabupaten/Kota dalam pendistribusian Kebutuhan pokok warga di perantauan, hal tersebut dilatarbelakangi sistem bantuan Pemda DKI Jakarta yang menggunakan data RT/RW yang harus ber-KTP DKI Jakarta, sementara warga Boro dari Jateng masih banyak ber-KTP Jawa Tengah. Sehingga tidak tersentuh bantuan Pemda DKI, sementara mereka saat ini tidak bisa mudik maupun pulang kampung, karena aturan yang sangat ketat. Dan Himbauan warga perantau agar Tidak Mudik baik oleh Pemprov Jateng maupun Pemprov DKI Jakarta sudah dilakukan, namun pada kenyataannya kondisi saat ini banyak yang tidak tersentuh bantuan Pemerintah DKI Jakarta, sehingga bantuan dari Premprov Jateng sangat membantu warga Boro asal Jateng.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan, bahwa pihaknya akan mengirimkan 26.000 paket Sembako ke Jabodetabek, data sebelumnya mencapai 60.000,namun setelah diverifikasi hasilnya 26.000 paket sembako, dan bagi pihak-pihak yang ingin berpartisipasi agar menghubungi Kantor Penghubung Jawa Tengah di Jakarta, ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah, H Leles Sudarmanto, bahwa pihaknya telah mengerahkan seluruh paguyuban Kabuapaten/Kota se-Jawa Tengah dengan koordinator Ketua Bidang Bansos PJT, Brigjenpol (Purn) Markum serta Didik Agus Budiaarto untuk membantu Pemprov Jateng dalam pendistribusian Sembako ke Warga asal Jateng, datasudah kita berikan ke kantor penghubung, namun memang masih ada pengurus paguyuban yang belum menyelesaikan data, namun kita berharap bantuan benar-benar tepat sasaran, hingga diterima warga perantauan asal Jawa Tengah yang bertahan di Jakarta dan sekitaranya, pintanya.

Ketua Satgas Darurat Covid -19 PJT, Didik Agus Budiarto saat dihubungi media menjelaskan, bahwa bantuan sudah diberikan mulai Sabtu 16 Mei 2020, sejumlah 5.838 Paket dan Minggu ini kembali terdistribusi 7.000 paket, demikian juga hari berikutnya ditargetkan 7000 paket tiap hari, hingga terdistribusikan 26.000 paket yang akan terus diberikan, seluruh bantuan didistribusikan melalui PT POS Indonesia yang akan mengirim hingga ke rumah-rumah, semua diantar via petugas PT POS, jadi PJT hanya memberikan data warga sesuai domisili, tekhnis pengiriman oleh petugas PT POS, jadi penerima adalah mereka yang sudah terdaftar, ini agar tepat sasaran, sehingga diharapkan dapat secepatnya terdistribusikan semua ke warga perantauan asal Jawa Tengah, sehingga warga perantauan tidak mudik ke kampung halaman, dan tetap berdiam di Jakarta dan sekitarnya, papar Didik. (Nurul).