Dukung Program Pemerintah, ITL Trisakti Buka Program Diploma I, II, III Transportasi dan Logistik

Nurul KRedaksi - Rabu | 29 Mei 2019 | WIB
Dukung Program Pemerintah, ITL Trisakti Buka Program Diploma I, II, III Transportasi dan Logistik
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

Dukung Program Pemerintah, ITL Trisakti Buka Program Diploma I dan II Transportasi dan Logistik

Pendidikan Vokasi merupakan salah satu jenis pendidikan akademik, vokasi, dan profesi. Sebagaimana diatur dalam pasal 16 ayat (1) Peraturan Pemerintah nomor 52 tahun 2016, dimana pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi program Diploma yang menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu sampai program sarjana terapan, dan saat ini Pemerintah terus mendorong lembaga pendidikan tinggi agar berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Indonesia, sesuai kebutuhan dunia industri dengan SDM yang terampil, sehingga diharapkan produktivitas industri dalam negeri akan meroket, sekaligus memacu daya saing Nasional di kancah global. Dan dalam Pengembangan Pendidikan Vokasi berbasis Kompetensi yang link and match dengan industri tersebut, kini Institut Transportasi dan Logisitk Trisakti (ITL Trisakti) yang sebelumnya bernama Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi Trisakti (STMT Trisakti) pada tahun akademik 2019 - 2020 telah membuka kesempatan pada Lulusan SMK/SMA untuk mengambil perkuliahan jenjang Vokasi, Diploma 1 (D I), Diploma 2 (D II) serta Diploma 3 (D III) hingga Diploma 4 (D IV) program studi Transportasi dan Logistik.

Rektor ITL Trisakti, Dr Tjuk Sukardiman disela acara berbuka puasa bersama di Kampus ITL Trisakti, jalan IPN Kebon Nanas, Cipinang Besar, Jakarta Timur menjelaskan, bahwa sebagaimana anjuran pemerintah serta proses penyiapan program Vokasi, ITL Trisakti menerapkan metode pembelajaran Memes artinya Multi Entry, Multi Exit System artinya seseorang yang kuliah di program vokasi dan sarjana terapan Memes ini, dia setelah selesai tahun pertama (D I) bisa keluar dulu bekerja untuk mencari pengalaman di industry. dan nanti setelah dia berkesempatan kuliah lagi, boleh masuk lagi, jadi entri lagi, dari multi exit, multi entry, multi entry, multi exit, kemudian D II lagi, jadi pengalaman-pengalaman yang telah diperoleh selama bekerja ini, di recognize pembelajaran lampau, jadi pembelajaran pengalaman dia bekerja menangani bidang apa ?, tidak perlu mengambil mata kuliah lagi, jadi akan lebih singkat lagi dalam menempuh studinya, sehingga saat Diplola II selesai, dia ingin keluar lagi, silahkan keluar lagi untuk kerja lagi, Kemudian makin meningkat standar dan kualifikasinya di lapangan.

Kemudian nanti apabila dia masuk mengambil D III, kita akui apa-apa yang telah ditempuh di lapangan di industri yang telah tidak ditempuh lagi matakulihnya di sini untuk Diploma III, dan jika nanti tempatnya untuk mengambil D IV/ Sarjana Terapan-nya, maka proses pembelajaran yang telah dicapai di industri itu kita akui, sehingga nanti mahasiswa ini bisa sambil bekerja, Sambil kuliah dengan sistem yang multi entry multi exit, tegas Dr Tjuk Sukardiman.

Saat ini kita terus bekerja keras menyusun RPS-nya, yaitu Rencana Pembelajaran Semester matakuliah - matakuliah apa?, capaiannya seperti apa ? outcomenya seperti apa ? untuk berjenjang dari Diploma satu seperti apa ? D2 nya seperti apa, D3 nya seperti apa ? kemudian D IV nya seprti apa ? sehingga nanti walaupun mereka tidak sampai ke tingkat sarjana, tetapi sudah bisa dianggap sebagai Sarjana terapan. Dan mesti ITL Trisakti program studinya transportasi dan logistik, namun untuk industrinya tidak harus transportasi dan logistik, semua pekerja industri bisa mengambil jalur pendidikan ini, jadi dengan keilmuan transportasi dan logistik, nantinya bisa link and match dengan dunia industri yang menangani bidang transportasi dan logistik di lapangan, ungkapnya.

Sebagaimana program studi di Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, untuk program studi Vokasi DI, D II, D III dan D IV akan dibuka sebagaimana program pada moda transportasi yang ada, yaitu Moda Angkutan Jalan, Moda Angkutan Kereta Api, Moda Angkutan Penyebarangan, Moda Angkutan Laut dan Moda Angkutan Udara, dan untuk satu program Vokasi tersebut, kita akan buka untuk 20 mahasiswa tiap angkatan, dan program Vokasi ini tidak hanya untuk lulusan SMK/SMA yang baru lulus saja, namun juga terbuka bagi mereka yang sudah bekerja di perusahaan-perusahaan, dengan mengkombinasikan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) tersebut, jadi untuk bisa bekerja tidak harus selesai Diploma III, dimana selesai D I, sudah bisa bekerja dengan Gelar Vokasi, setelah bekerja 2 tahun kemudian nanti bisa masuk lagi ke ITL Trisakti, untuk meraih gelar D II, setelah itu kembali bekerja, dan masuk lagi melanjutkan D III hingga D IV, jadi tidak harus mengambil mata kuliah sebanyak semester yang ada, karena hal-hal yang dia lampaui sebagai pengalaman kerja, akan kita akui sebagaimana program RPL dalam menempuh mata kuliah yang ada tersebut, ini semua kita lakukan dalam mendukung SDM Indonesia yang memiliki Kompetensi Nasional, sebagimana diatur oleh Kementerian Ristek dan Dikti, tegas Dr Tjuk Sukardiman. (Nrl).