Reuni Akbar Alumni Kembali Ke Ksatrya 51 Penuh Khitmad dan Meriah

PriyonoRedaksi - Minggu | 28 April 2019 | WIB
Reuni Akbar Alumni Kembali Ke Ksatrya 51 Penuh Khitmad dan Meriah
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

Reuni Akbar Alumni Kembali Ke Ksatrya 51 Penuh Khitmad dan Meriah

Iringan Musik Gambang Kromong dan Tarian Betawi mewarnai Reuni Akbar Alumni Perguruan Ksatrya 51 Jakarta, bahkan Musik Maumere membuat seluruh Alumni berdiri dan bergoyang. Rasa gembira dan haru mewarnai wajah para Alumni.

Ketua Panitia Reoni Akbar, Jaenul menjelaskan, bahwa Reoni hari ini panitia bekerja 3 bulan dan bersyukur hari ini hadir 1.300 Alumni dan 20 pasar yang kita sediakan banyak door prize. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan alumni yang berpartisipasi dalam Reuni Akbar ini, ungkapnya.

Ketua Yayasan Perguruan Ksatrya 51, yang juga Alumni SMA Ksatrya 51 Jakarta Pusat Angkatan 70 ini, kini terus membangun Lembaga Pendidikan yang pernah membesarkannya tersebut.

Disela acara Reoni Akbar Alumni Ksatrya 51, H Soewardi pada wartawan menegaskan, bahwa pihaknya bersyukur hari ini hadir alumni dari semua angkatan, banyak mereka yang sukses di Pemerintahan, Swasta dan dunia usaha, untuk itu kami meminta mereka back to basic untuk bersama-sama membangun Ksatrya 51 ini, karena Lembaga Pendidikan dari SMP hingga SMA/K ini milik kita bersama, dan Alumni adalah mitra dan potensi yang besar bagi Yayasan Ksatrya 51, ungkapnya.

Dalam memimpin Yayasan Ksatrya 51, dalam Program 5 tahun telah kita fokuskan untuk memperbaiki gedung, dan telah kita renovasi seluruh bangunan dan ruangan serta fasilitas pendidikan dan pengajaran di Ksatrya 51 ini.

Saat ini kita masuk pada program 5 tahun kedua, yaitu membangun Manajeman dan SDM Guru, salahsatunya adalah meningkatkan kompetensi guru dalam meningkatkan kualitas lulusan.

Kesejahteraan guru maupun karyawan juga menjadi perhatian Yayasan Perguruan Ksatrya 51, kalau dahulu penghasilan guru SMP berbeda dengan SMA atau SMK, karena disesuaikan punya jumlah murid, namun saat ini penghasilan guru sudah kita samakan, sesuai jam mengajar, sehingga para guru bukan saja mengajar namun juga mendidik Siswa-siswi, untuk menjadi insan yang pandai dan berakhlak baik, tegas H Soewardi Sulaeman yang juga Ketua PMI Kota Administrasi Jakarta Pusat ini.

Sebagaimana janji Ksatrya untuk kembali ke Ksatrya, kita ingin memajukan anak-anak bangsa melalui pendidikan, dan mulai tahun 2013 kita lakukan perubahan menjadi satu manajemen, sehingga kesejahteraan guru meningkat dan lembaga pendidikan ini juga meningkat, tambahnya.

Ali Akbar, Ketua Lintas Alumni Ksatrya 51, juga merasa bahagia sebagai bagian dari keluarga besar Satria dan menjadi bagian dari kegiatan temu alumni ini sebagai ajang tali silaturahim, dan kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah dari seluruh alumni untuk bisa menjembatani antara Alumni, sekolah dan Yayasan.

Kita bersyukur prestasi alumni cukup membanggakan dan banyak yang sukses, hari ini hadir Dr Fahmi Idris. Melalui dukungan alumni saat ini renovasi gedung juga sudah dilengkapi dengan sarana pembelajaran modern.

Untuk itu kita mengapresiasi yayasan yang sudah melakukan perubahan - perubahan signifikan di perguruan Satria 51 ini.

Sebagai Alumni marilah kita untuk terus berkontribusi pada sekolah yang telah membesarkan kita ini, pintan Ali Akbar.

Kepala Sekolah SMA Ksatrya 51, Sartono, disela Reuni Akbar tersebut juga menegaskan bahwa peningkatan pembelajaran kini terus ditingkatkan, khusus siswa kelas 12, difokuskan 5 bidang studi yang menjadi tes masuk PTN, melalui Bimbingan Belajar Ksatrya 2 kali dalam seminggu, dan kita bersyukur saat ini Lulusan Ksatrya ada 50 anak masuk jalur Undangan, dan kita terus membantu agar bisa masuk PTN melalui jalur Mandiri dan jalur lain, ungkapnya.

Alumni SMA Ksatrya 51 yang juga PLH Kepala Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta, Asiantoro, MM juga mengaku bersyukur dimana pada era persaingan dunia pendidikan yang sangat ketet saat ini, namun Perguruan Ksatya 51terap Eksis dan tetap diminati masyarakat.

Selama ini Ksatrya 51 dikenal sebagai sekolah dengan pemain Sepak Bola nasional, banyak alumni masuk Timnas, dan banyak juga yang menjadi pejabat Pemerintahan, seperti bapak Dr. Fahmi Idris yang pernah menjadi Menteri Perekonomian RI.

Sebagaimana himbauan Ketua Yayasan Ksatrya 51, kita harus bersama-sama turut memikirkan kemajuan pendidikan di Ksatrya 51 ini, termasuk memberikan akses kerja bagi lulusan SMA/K Ksatrya 51 ini, paparnya.