Seminar Teknik Industri Menghadapi Kebangkitan Industri 4.0 UIJ, Upaya Tingkatkan Pelayanan

PriyonoRedaksi - Jumat | 15 Maret 2019 | WIB
Seminar Teknik Industri Menghadapi Kebangkitan Industri 4.0 UIJ, Upaya Tingkatkan Pelayanan
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

Seminar Teknik Industri Menghadapi Kebangkitan Industri 4.0 UIJ, Upaya Tingkatkan Pelayanan

Dalam memperingati Hari Ulang Tahun Program Studi Teknik Industri yang ke 37 tahun, Universitas Islam Jakarta (UIJ), Badan Eksekutif Mahasiswa UIJ bersama civitas kampus menggelar Seminar Nasional dengan membedah perkembangan industri di era Kebangkitan Industri 4.0, hadir dalam Seminar tersebut, Guru Besar Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Abduk Hakim Halim, Rektor UIJ, Prof Raihan dan Dept Head Learning Center PT Inti Ganda Perdana, Kingwan, ST.

Disela Seminar tersebut juga di pamerkan karya Mahasiswa Teknik Industri UIJ, berupa Peralawan parut Ikan, untuk membantun peternak dengan memanfaatkan ikan-ikan yang tidak di konsumsi, untuk campuran pakan ternak (pelet) dan unggas, bahkan alat tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk pemarut produk perkebunan dan pengasah alat-alat rumah tangga seperti pisau dan sabit.

Disela Seminar tersebut, Pembicara Seminar yang juga Guru Besar Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Abduk Hakim Halim menegaskan, bahwa kedepan dunia industri akan banyak dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, khususnya teknologi digital, disinilah seluruh pendidik bidang teknik industri juga harus bisa mempelajari perkembangan teknologi industri tersebut, karena akan menjadi bagian dari pabrik di masa depan.

Pendidikan tidak lepas dari Kurikulum, untuk itu kurikulum juga harus mampu mengadopsi terhadap industri masa depan tersebut, sehingga diharapkan mahasiswa apabila sudah selesai pendidikannya, bisa memahami teknologi itu bagi pengembangan manifaktur, harapnya.

Sementara Rektor UIJ, Prof Raihan menjelaskan, bahwa 37 tahun prodi teknik industri Universitas Islam Jakarta merupakan usia yang sudah dewasa, untuk itu akan kita rubah paradigma mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin berkembang pesat, sehingga banyak hal yang perlu dibicarakan, untuk itu hari ini UIJ mengundang para pakar praktisi maupun akademik yang berkaitan dengan industri 4.0, untuk melihat apakah ere digitalisasi apakah seluruh komponen manufaktur harus menyesuaikan diri dengan era digitalisasi.

Sehingga ada beberapa hal yang harus kita lakukan, dimana dunia kampus harus menyesuaikan dengan perkembangan industri, kedua kurikulum juga harus bisa mengantisipasi bagi mahasiswa dalam kemajuan keilmuan teknologi industri, saat ini di Universitas Islam Jakarta telah dilakukan perubahan, konvensional kampus menjadi website digit, semua pelayanan melalui Web, oleh karena itu nanti kampus akan menyiapkan literasi yang berkaitan dengan pendidikan maupun pelayanan menyesuaikan diri dengan digitalisasi, sehingga tidak tereliminasi dengan perguruan tinggi di republik ini, tegas Prof Raihan. (NK).