Bestari Barus, SH Gelar Reses Serap Aspirasi Warga RW.01 Kelurahan Rawasari

PriyonoRedaksi - Rabu | 16 Januari 2019 | WIB
judul]
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

Bestari Barus, SH Gelar Reses Serap Aspirasi Warga RW.01 Kelurahan Rawasari

Reses pertama tahun 2019, Anggota Komisi D, DPRD DKI yang juga Ketua Fraksi Nasdem, Bestari Barus, SH berkesempatan menyambangi warga Kelurahan Rawasari Kecamatan Cempaka Putih, turut mendampingi Reses, Camat Cempaka Putih, Wakil Lurah Cempaka Putih serta beberapa SKPD Kota Jakarta Pusat dan Ketua RW.01 Kelurahan Rawasari.

Baik dari Bina Marga, SDA SDA/sumber daya air, dari kebakaran, Perindustrian dan energi, Sudin sosial, Sudin olahraga, Sudin kesehatan serta hadir panwascam dan Panwas Kelurahan.

Dalam kesempatan tersebut Bestari Barus, SH menegaskan bahwa Reses adalah masa dimana seluruh sidang-sidang di DPRD itu diberhentikan dan diwajibkan kepada anggota dewan yang seluruhnya 106 anggota dewan untuk turun ke masyarakat, guna menyampaikan hal-hal yang penting dan perlu terkait dengan pembangunan dan pelayanan pembangunan di wilayah, di mana ketempatan reset Jadi seluruh sidang dihentikan kemudian juga masukan-masukan dari Masyarakat khususnya terkait kendala-kendala yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan pembangunan yang dirasakan belum sebagaimana yang diinginkan.

Pembangunan ini ada dua yaitu pembangunan fisik dan nonfisik, pembangunan fisik untuk sebagaimana kita ketahui ada komitmen dari kami anggota badan anggaran dan seluruh anggota DPRD, kita ingin seluruh jalan lingkungan tidak ada lagi yang berlubang-lubang, berapapun anggarannya tidak ada kita potong-potong, masyarakat kita ini telah menyumbangkan, baik itu pajak maupun Retribusi kepada pemerintah daerah sebesar 89 triliun, pada tahun 2019 ini. artinya adalah pada tahun lalu saja sumbangan masyarakat itu untuk pembangunan sebesar 83 triliun, ada kenaikan sebesar 6 triliun, artinya masyarakat boleh mendapatkan pelayanan yang lebih dibandingkan pada tahun yang lalu, paparnya.

Bestari Barus juga menambahkan bahwa untuk PKK, mulai tahun 2019 ini sudah dianggarkan, dan disepakati Rp. 250.000 tiap bulan, ungkapnya.

Berbagai masukan telah diserap, bahwan apa yang bisa segera dikerjakan terkait Kebersihan, Kelancaran Jalan, Penerangan Jalan, Pertamanan, Kesehatan, Pendidikan juga akan terus diperjuangkan agar kedepan Warga Jakarta lebih baik.(nrl)