TIM KESENIAN SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA XXVIII-K/KRI SULTAN HASANUDDIN-366

PriyonoRedaksi - Minggu | 23 Desember 2018 | WIB
TIM KESENIAN SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA XXVIII-K/KRI SULTAN HASANUDDIN-366
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

TIM KESENIAN SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA (KONGA) XXVIII-K/KRI SULTAN HASANUDDIN-366 BERHASIL PUKAU RATUSAN WARGA NEGARA INDONESIA DI TURKI

Tim kesenian prajurit Satgas Maritim (MTF) TNI Kontingen Garuda XXVIII-K yang terdiri dari Band, tim Angklung, dan tim Rampak Gendang berhasil memukau ratusan warga negara Indonesia di Turki, Sabtu (22/12) di Wisma KBRI, Ankara Turki.

Kegiatan ini merupakan kegiatan perpisahan dari
Duta Besar RI untuk Turki HE. Wardana yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Dubes dalam waktu dekat. Dubes juga menyampaikan terima kasih atas kedatangan tim kesenian prajurit Satgas MTF ke Ankara Turki yang sudah hadir dan menghibur Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Turki.

Selain tim kesenian satgas, acara juga dimeriahkan berbagai penampilan dari akademisi mahasiswa yang melaksanakan tugas belajar di berbagai kampus di Turki dan staf KBRI

Suasana mulai panas dan antusiasme mulai terlihat saat dilantunkannya tembang Bojo Galak, Ditinggal Rabi, dan Gemu Famire yang membuat para mahasiswa, staf KBRI dan prajurit satgas bergoyang bersama-sama. Suasana haru mulai terasa saat dipenghujung acara ditutup dengan lagu Kemesraan sembari melepas Dubes RI.

Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-K/Unifil dan sekaligus Komandan KRI Sultan Hasanuddin-366 Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E., M.Si. menyampaikan bahwa kesenian ini selain sebagai misi diplomasi budaya juga sebagai media untuk bersilaturahmi dengan para warga negara Indonesia yang berdomisili di Turki.

Satuan Tugas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si , adalah satgas yang bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) selama satu tahun di wilayah perairan Lebanon dengan menggunakan KRI Sultan Hasanuddin-366.