Universitas Tama Jagakarsa Gelar Wisuda ke-12, Lepas 658 Wisudawan

PriyonoRedaksi - Sabtu | 29 September 2018 | WIB
judul]
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

Universitas Tama Jagakarsa Gelar Wisudah ke-12

Bertempat di Gedung Balai Sudirman Jakarta, Universitas Tama Jagakarsa, pada Sabtu 29 September 2018 menggelar Wisuda Sarjana (S1) dan Pasca Sarjana (S2), Wisuda sebagai bentuk keberhasilan Mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas Akademik, dan para Wisudawan akan kembali ke masyarakat, untuk mengabdikan ilmunya yang telah ia raih, Wisuda kali ini merupakan wisuda Universitas Tama Jagakarsa Gelar Wisudah ke-12, dengan mewisuda 658 orang.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Tama Jagakarsa, Prof MH Tama Sembiring mengaku bahwa Universitas yang sebelumnya adalah Sekolah Tinggi adalah perjuangan panjang, ada pihak-pihak yang menghalangi, namun karena niat pengabdian pada bangsa dan negara dalam kontribusi pendidikan dengan atas Ridho Allah SWT, Universitas Tama Jagakarsa tetap berdiri kokoh mencetak SDM yang profesional, berilmu, beraklak dan menguasai teknologi, paparnya.

Rektor Universitas Tama Jagakarsa, Dr. HM. Noor Sembiring, SM, MM, juga mengungkapkan, bahwa dalam menghasilkan lulusan yang Profesional dan berilmu sesuai bidang studi yang ditekuni, Universitas Tama Jagakarsa juga terus berupaya meningkatkan kualitas akademik, sebagaimana yang diatur dalam Permenristek Dikti No.44 tahun 2015, mengenai standra nasional pendidikan tinggi, meskipuh berat namun Universitas Tama Jagakarsa tetap akan mengacu pada aturan/standar tersebut.

Tuntutan tersebut harus terus dilakukan, karena baik lembaga, dosen maupun para lulusan tidak boleh biasa-biasa saja, namun harus memiliki kompetensi yang baik, masalah plagiat kini menjadi perhatian khusus bagi Universitas Tama Jagakarsa, sebuah karya ilmiah harus benar-benar dilakukan tanpa melihat karya orang lain.

Dalam mendorong para dosen untuk melakukan penelitian atau karya ilmiah, pihak Yayasan juga memberikan bantuan dana terlebih dahulu, namun jika penerima bantuan ternyata tidak menyerahkan karya ilmiah maka dosen yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi, seperti tidak akan diberi bantuan lagi, maupun tidak diberi kesempatan untuk meningkatkan jenjang dosen atau jenjang jabatan akademiknya.

Diakuinya dari jumlah dosen tahun lalu yang berjumlah 174 dosen dan saat ini berjumlah 183 dimana dari 174 tersebut, tahun lalu sudah 140 dosen menyelesaikan karya ilmiah, dan ini akan di dorong terus untuk bisa masuk dalam publikasi internasional, papar Dr HM Noor Sembiring.

Dalam meningkatkan kualitas pembelajaran akademik, sebagaimana acuan Permenristek Dikti tersebut, Universitas Tama Jagakarsa juga telah membangun kerjasama dengan Universitas di Malaysia dan Bangkok, dan MoU dengan Multi Media University Malaysia, diharapkan kedepan Teknologi Informatika dapat meningkatkan pembelajaran mendukung tuntutan dunia industri, dan dalam Wisuda kali ini kita undang Multi Media University Malaysia, dengan penguasaan teknologi IT dan Multi Media, diharapkan para Wisudawan tidak berorientasi pada pasar Kerja, namun lebih pada kreativitas dan Kewirausahaan, tegasnya. 

Disamping itu banyak juga mahasiswa Universitas Tama Jagakarsa yang memperoleh Beasiswa dari Pemerintah melalui program Pembinaan Peningkatan Akademik (PPA), dan dari Lembaga Universitas Tama Jagakarsa serta Yayasan juga memberikan beasiswa akademik, bagi mereka yang berprestasi secara akademik maupun Non Akademik, seperti Atlet Nasional, dan kita bersyukur peranserta Alumni untuk bersama-sama meningkatkan pengembangan di Kampus serta membantu adik-adiknya, ungkap Dr HM Noor Sembiring.

Ketua Yayasan Universitas Tama Jagakarsa, Prof Ulung Sembiring dalam sambutannya menegaskan bahwa Universitas Tama Jagakarsa secara konsisten dan terus menerus meningkatkan sarana prasarana dan kualitas dosen sebagaimana tuntutan perkembangan dunia industri saat ini, di mana para wisudawan juga telah dibekali ilmu pengetahuan, teknologi dan kewirausahaan sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap berkompetisi di dunia kerja, paparnya.

Sekretaris LL Dikti Dr M Syamsuri juga mengungkapkan bahwa pemerintah mengucapkan terima kasih kepada Universitas Tama Jagakarsa yang telah meningkatkan SDM di Indonesia dan pemerintah tidak bisa memberikan banyak buat Universitas Tama Jagakarsa, dan saat ini 59 mahasiswa Universitas Tama Jagakarsa telah memperoleh beasiswa dari kemenristek Dikti.

Para wisudawan harus meningkatkan kompetensi, karena kedepan ketrampilan juga menjadi syarat utama dalam mencari kerja, integritas, kejujuran dan pemikiran terbuka, terus jaga sikap rendah hati, karena orang yang rendah hati sejatinya adalah pemenang, pintanya. (Nrl)