Gelar Wisuda ke 63, Unindra Melepas 1.315 Wisudawan

PriyonoRedaksi - Senin | 24 September 2018 | WIB
judul]
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

Gelar Wisuda ke 63, Unindra Melepas 1.315 Wisudawan

Bertempat di Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, pada Sabtu 22 September 2018, Sidang Senat Terbuka Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) menggelar Sidang dengan agenda Wisuda Ke 63 Unindra tahun akademik 2017-2018, Sidang Senat dipimpin oleh Rektor Unindra, Prof H Sumaryoto. Dan dilepas 1.315 Wisudawan dan dihadiri Sekretaris LL Dikti Wilayah III, PB PGRI, Pengurus Yayasan YPLP PGRI, Dewan Kurator Unindra dan tamu undangan lain.

Sekretaris Kopertis Wilayah III atau yang sekarang berganti nama menjadi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi, Wilayah III Jakarta, Kemenristek Dikti, DR. M Syamsuri dalam sambutannya menegaskan, bahwa pihaknya bersyukur Unindra dalam laporannya pada Bank Data LL Dikti, sangat baik, dan seluruh wisudawan hari inipun seluruhnya sudah tercatat dalam Bank Data, bahkan laporannya lebih cepat dari Wisudawan sebelumnya.

Sebagaimana data di LL Dikti, beberapa dosen Unindra juga memperoleh Beasiswa serta memperoleh bantuan hibah untuk penelitian dari Pemerintah melalui Lembaga Layanan Dikti, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dosen serta publikasi internasional, dan LL Dikti juga berterimakasih pada Unindra karena Indonesia akan kedatangan Sumber Daya Manusia baru, yang berpredikat sebagai Magister dan sarjana, ini merupakan hal yang membanggakan, papar DR M Syamsuri.

Rektor Unindra Prof H Sumaryoto juga menjelaskan, bahwa Unindra pada Semester Gasal ini sudah memberikan beasiswa bagi Dosen Unindra untuk menyelesaikan studi lanjut S3, dan setiap tahun akan diberikan pada 40 dosen, dan akan ditambah beasiswa dari Pemerintah, sehingga saat ini sekitar 100 dosen Unindra mengikuti program S3, dan kedepan Unindra terus meningkatkan mutu pembelajaran sehingga para lulusan juga semakin baik.

Disamping itu Sarana Prasarana di Unindra juga terus ditingkatkan, dimana saat ini Unindra memiliki 7 Unit Gedung, dan saat ini masih proses perijinan untuk pembangunan 2 gedung lagi, dengan 7 lantai, dan pada Wisudawan Prof Sumaryoto meminta agar Wisudawan mampu menyikapi perkembangan teknologi, dimana saat ini banyak tenaga manusia diganti dengan robot, untuk itu apapun profesi kita kedepan, maka kita harus konsisten baik secara keimanan maupun menjalankan kewajiban kita dengan amanah, paparnya. (Nrl)